Burners Nge-Tri #AnyoneCanTri

Please enter banners and links.

Burners ROCK! di anniversary eventnya Triathlon Buddies yang ke 4 hari Minggu kemarin, 24 Januari 2016. Masih nggak percaya kita bisa finish strong dari mulai menu pembuka dengan berenang 400m, lanjut menu utama sepedahan 24k dan diakhiri dengan menu penutup lari 5k. Lokasi event bertempat diThe Spring Club di Summarecon Serpong yang cakep, bersih dan teduh banyak pepohonan. Event juga terorganisir dengan sangat rapi dan ada begitu banyak marshall yang mendampingi peserta di setiap jalur.

Burners ready to get wet

Burners ready to get wet

Ada Ule, Enos, Rayhan, Martini,  dan gue yang ikutan di event ini yang juga tergabung dalam grup nya C-Tri (Cibubur Triathlon). Banyak pakar-pakar triathlete di grup C-Tri ini yang selalu sharing tentang tips-tips seputar teknik ber-triathlon. Ada Bang Edison, Pak Arief, Bang Richard, Pak Joni, Pak Sarli, Mbak Eva, Bang Andri, Bang Ade, Calvin, Olivier, Bang Sandy dan lain-lain.

Triathlon race di mulai dengan Swim-leg dan kemarin dimulai dengan anak-anak yang hebat-hebat banget dan terbagi jadi tiga grup. Kategori race nya seperti ini:

Kids A (5-8yo) Swim 50m | Cycling 2.5k | Run 1k

Kids B (9-12yo) Swim 200m | Cycling 8k | Run 3k

Kids C (13-16yo) Swim 400m |Cycling 12k | Run 4k

Adult Swim 400m | Cycling 24k | Run 5k

Menjelang terjun ke kolam, seperti yang diarahin Chaidir Akbar, host keseluruhan race, kitapun (Ule, Martini dan gue) mundur teratur untuk antri dibagian belakang karena kita akan berenang dengan gaya andalan yaitu gaya kodok alias dada alias breast stroke. Sedangkan yang bergaya bebas alias free styler diminta antri didepan untuk terjun ke kolam lebih dulu. Menyaksikan mereka meluncur dengan pesat dikolam kayak lumba-lumba, kita pun terpacu emosi membara untuk bisa melesat 8 kali bolak-balik di kolam sepanjang 50m itu. Tapi apa yang nggak kita perkirakan adalah jarak 10 detik untuk tiap grup 5 orang yang terjun ke kolam, ternyata terasa terlalu cepat. Belum lah berhasil berenang 20m, sudah chaos.. terjadi penumpukan oleh peserta yang berhenti. Kelelep* dan nenggak* air kolam pun tak terhindarkan karena penumpukan peserta terjadi di tiap lane. Akhirnya sebagian jalur renang hanya bisa dilewati dengan berjalan. Tak apa, konon seperti itulah start awal swim-leg di open water/laut yang perlu pelatihan nggak cuma fisik tapi juga perlu mental yang kuat. Nggak bisa injek dasar kolam aja kemarin sudah panik* apalagi di laut yang nggak keliatan dasarnya. 

Fire up

Fire up

Selesai renang, lanjut lelarian kecil ke tempat transisi yang steril dan aman, dimana kita nempatinsepeda dan semua keperluan untuk bike-leg dan run-leg. Pasang helm, keringin badan, cek ke paripurnaan alis* dan eye-liner*, pake sepatu lalu tenteng sepeda keluar transisi. Jalur sepeda flat course alias nggak ada tanjakan sejauh 6k per loop nya. Jenis sepeda yang dipake peserta ternyata gak cuma road-bike yang memang lebih direkomendasiin. Tapi ada juga yang pake mountain-bike dan seli (sepeda lipet). Sempat terguyur hujan di menit-menit pertama tapi kita berhasil finish strong! selesaikan 4 loop.

Selesai bike-leg, kita diminta turun dari sepeda dan memasuki area transisi kembali dengan berlari-lari kecil sambil nenteng sepeda. Gantung sepeda, copot helm, ganti dengan visor, lanjut lari. Tiap finisher mendapatkan medali dan kaos.

Mini-Tri Finishers (Burners with C-Tri)

Mini-Tri Finishers (Burners with C-Tri)

Masing-masing dari kita pulang dengan membawa mental notes sendiri-sendiri apa yang harus dilatih lagi, apa yang bisa di improve dan pastinya pengalaman yang luar biasa dari ikutan sprint distance triathlon hari ini. Yang pasti sudah ada yang kepengen** ikutan event yang lebih serius yaitu Sungai Liat triathlon di Kab. Bangka pertengahan tahun ini.

#anyonecantri

Aby

* aby doang

** ule !

2 thoughts on “Burners Nge-Tri #AnyoneCanTri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *