Burners di Jakmar 2016

Terlepas dari kontroversi tentang pelaksanaan Jakarta Marathon 2016, ajang ini tetap saja menjadi magnet untuk banyak pelari. Burners termasuk salah satu komunitas rekanan Jakmar yang tentunya turut berpartisipasi dalam ajang Jakmar 2016.

The Marathoners

The Marathoners

Beberapa pelari Burners turut ambil bagian di kelas FM alias Full Marathon. Sebut saja Martini, Julia, Joan, Januar, Luthfi, Novi  yang memang sudah pernah mengikuti FM di ajang ajang sebelumnya. Dalam pelaksanaan Jakmar 2016, beberapa pelari Burners menjadikan ajang ini sebagai ajang pelepasan status virgin FM, diantaranya Abdul, Ein Prazt dan Wira. Wira dan Januar ternyata mampu mencatatkan waktu yang sangat baik di FM Jakmar dengan catatan 4 jam 20 menit dan 4 jam 46 menit. Pelari FM Burners yang lain juga bisa finish setrong dan kece.

Continue reading

Melangkah Bersama Burners – Catatan Burners di Tahun Ketiga

“Burners itu bukan hanya running buddies, tapi juga running families”- Jimmy Wijaya

Memasuki tahun ketiga Cibubur Runners (Burners), Burners memperingati ulang tahunnya dalam suasana yang sedikit berbeda. Di ulang tahun ketiganya, Burners mengajak anggota serta komunitas lari yang lain untuk lebih peduli kepada sesama.
Burners morning run
Sabtu 15 Oktober dipilih menjadi hari H pelaksanaan ulang tahun Burners yang ketiga. Bertempat di Caos Dahar, perayaan ulang tahun Burners yang ketiga berjalan sederhana berbalut kegembiraan dan sukacita para membernya. Beberapa komunitas lari yang lain juga turut hadir di ulang tahun Burners yang ketiga, diantaranya perwakilan dari CEO runners dan Bogor runners.

whatsapp-image-2016-10-17-at-3-38-40-pm

Easy Morning Run

whatsapp-image-2016-10-26-at-10-21-05-am

Pacer Burners

Memulai peringatan hari ulang tahun Burners ketiga, pagi itu rangkaian kegiatan dimulai dengan lari bersama dengan start di Caos Dahar Kota Wisata menuju ke gerbang depan Kota Wisata dan berputar kembali ke Caos Dahar. Kegiatan lari berjalan tertib selama kegiatan lari yang berjarak sekitar 3 km, sesuai dengan ulang tahun Burners.

Continue reading

Burners Ramadhan Night Run (BRNR) 2 – Pecaaahh

BRNR alias Burners Ramadhan Night Run merupakan salah satu event lari yang diadakan di Bulan Ramadhan. BRNR menjadi satu-satunya event lari yang diadakan kawasan Cibubur. Seperti BRNR sebelumnya yang diadakan pada tahun 2014, BRNR kedua juga dilangsungkan di Bulan Ramadhan, ya iyalah namanya juga Ramadhan Night Run kan?. Tahun ini BRNR mengusung tema #healthyramadhan, tema yang mencoba membawa pesan bahwa rekan-rekan yang berpuasa masih dapat tetap berolahraga di bulan Ramadhan jika olahraga tersebut dilakukan dengan benar. 

Dengan persiapan yang hanya 3 minggu, BRNR menargetkan 300 peserta dengan kategori lari 5K dan 10K. Pendaftarpun ternyata membludak, apalagi menjelang race. Sayangnya tidak semua pendaftar dapat diakomodasi berhubung terbatasnya kuota. Untuk itu, panitia memohon maaf kepada para peminat BRNR yang belum kebagian slot tahun ini. Coba lagi di event berikutnya yah. 

Suasana registrasi di depan Caos Dahar

Suasana registrasi di depan Caos Dahar

Duo MC Jimmy Silvi

Duo MC Jimmy Silvi

Continue reading

SaMR bersama tim MBM

Bali Marathon kembali digelar untuk kali kelima. Boleh dibilang, Bali Marathon merupakan pesta lari terbesar di Indonesia dan selalu tercatat sebagai event lari dengan partisipan Full Marathon (FM) terbanyak. Di tahun 2016, event ini bernama Maybank Bali Marathon atau jamak disebut MBM. MBM memiliki empat kategori utama, yakni 42 km (full marathon), 21 km (half marathon), 10 km dan children sprint. Sejak registrasi dibuka pertengahan April 2016, semua slot publik langsung terisi. Bahkan slot kategori FM yang pada  event sebelumnya habis dalam waktu seminggu, tahun ini ludes hanya dalam waktu tiga setengah hari. Tingginya antusiasme publik terhadap event ini menunjukkan betapa populernya MBM di kalangan pelari di Indonesia.

SaMR with MBM team

SaMR with MBM team

Continue reading

Burners menantang Tambora

Kisah pilu yang terjadi 200 tahun silam itu terus membekas di kalangan masyarakat Pulau Sumbawa, dan Nusa Tenggara Barat umumnya. Cerita dari mulut ke mulut tentang letusan Gunung Tambora tersebut seolah tidak berkesudahan. Masyarakat Sumbawa, dan Nusa Tenggara Barat pada umumnya sulit melupakan kisah letusan Gunung Tambora pada tahun 1815. Letusan Gunung Tambora yang dahsyat menyebabkan abu vulkaniknya menutupi sebagian dunia dan menyebabkan suhu bumi turun. Oleh masyarakat dunia, dampak dari letusan Tambora disebut “A year without summer”, karena di tahun tersebut warga dunia di bagian utara (termasuk Eropa dan Amerika) tidak dapat menikmati musim panas karena dampak dari letusan Tambora. Untuk memperingati kisah ini, Kementerian Pariwisata dan Harian Kompas bekerjasama menyelenggarakan Tambora Challenge untuk kedua kalinya, setelah setahun sebelumnya perhelatan ini terlaksana dengan sukses.

Tambora Challenge 2016

Tambora Challenge 2016

Continue reading