Nyentul Awal Tahun

Curug Putri Kencana sepertinya makin tenar di kalangan para pelari. Permintaan untuk mengunjungi tempat ini pun semakin sering. Kunjungan terakhir ke Gunung Pancar dilaksanakan pada Hari Sabtu, 9 Januari 2016 atas permintaan beberapa komunitas lari. Tempat berkumpul untuk trail run ke Gunung Pancar kali ini dipindahkan dari Taman Budaya ke Bundaran Sentul Nirwana dengan alasan bahwa peserta kali ini akan lebih membludak dari kunjungan-kunjungan ke Gunung Pancar sebelumnya. 

Foto bersama sebelum nge-trail

Foto bersama sebelum nge-trail

Continue reading

Silaturahmi Burners 2016 – the 20,16 K tale

Memasuki tahun 2016, pasti banyak yang sudah memiliki resolusi kan? Nah untuk mencapai resolusi tadi, pastinya banyak yang ingin memulainya di hari pertama tahun 2016. Tanggal 1 Januari itu ibaratnya halaman depan dari sebuah buku tahunan. Dan beberapa teman-teman lari sepertinya memang tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan ini. Adalah Edo dan Didit yang kembali menjajal daerah Sentul di hari pertama tahun 2016 dengan target menempuh jarak 20,16 km sebagai lari pembuka di tahun 2016 (hitung-hitung buat dapat badge New Year Run di Nike Running). Tiga member Burners yang lain rencananya juga akan bergabung, dinyatakan tidak diketahui keberadaannya di hari H (baca: Cipu, Enos dan Patrap), sehingga ketiga peserta ini dinyatakan DNM alias “Did Not Muncul”. Jadilah Edo dan Didit yang mengemban misi mulia lari 20,16 km di hari pertama tahun 2016.  

Lari kali ini dimulai pukuk 06.30 di di Imah Baduy. Ternyata tim Burners tidak sendiri, di Imah Baduy sudah menunggu sejumlah komunitas lari diantaranya: Lelarian Sana Sini (LSS), No Face Runners, Fake Runners, Tim Chubby, dan beberapa komunitas lainnya yang kesemuanya disingkat menjadi Trail Tarkam Happy Happy. Tim Burners berlari dari Imah Baduy mengikuti jalur yang berbeda dengan rekan-rekan komunitas lainnya. Jalur yang dipilih oleh Edo dan Didit kali ini adalah Kampung Awan – Pondok Pemburu – Cisadon – Imah Baduy dan berujung di Taman Budaya. 

10398050_10152782024287706_6201765472675512350_n

Jalur trail

Continue reading

Emak-Emak Nyoba Ngetrail by Eva

Hiking, menjelajah alam, bukanlah kegiatan yang asing bagi saya. Gede, Halimun, Salak, Pangrango, adalah gunung2 yang sering saya jelajahi. Saya jatuh cinta pandangan pertama pada suami pun di kaki gunung Halimun pada suatu pagi yang dingin dan berangin belasan tahun yang lalu. Hiking terakhir yang saya lakukan (mungkin) sudah 17-18tahun yang lalu. Menjadi istri dan seorang ibu, seperti nya membuat saya harus “melupakan” kegiatan menjelajah alam ini, karena memang gak ada waktu utk melakukan nya. Kesibukan rumah tangga, ngurus anak, bisnis, membuat keinginan hiking saya hilang terkikis. Sejak saya senang berlari, saya tau kalo ada cabang berlari di alam atau sering disebut trail running. Bagi saya yg dulu sering hiking, tidak masuk akal saya bagaimana bisa kita menjelajah alam tapi ada COT (Cut Of Time) nya seperti di trail running ini. Menjelajah alam bagi saya tdk bisa “diburu-buru” dibatasi waktu seperti itu.

Kontributor kita kali ini - Eva

Kontributor kita kali ini – Eva

Continue reading

Burners Nyentul (Again)

Menjelang long weekend, jalur-jalur tol ke arah luar Jakarta macet total. Kemacetan ini juga tentunya berdampak pada segenap warga Jakarta yang memilih tidak kemana-mana. Imbas macet tanggal 23 Desember masih terasa hingga tanggal 24 Desember. Bagi warga yang memilih menetap di Jakarta dan sekitarnya, pilihan berlibur pun gak banyak: mall, Ragunan, Monas, dan Ancol. 

Jump Burners Jump

Jump Burners Jump

Beberapa warga Cibubur yang kebetulan hobi lari juga ingin melepaskan penat namun enggan ke mall. Berdasarkan musyawarah dadakan di grup WA Burners, diputuskan bahwa Burners akan ngetrail lagi ke jalur langganan Burners yakni Gunung Pancar. Kenapa ke gunung pancar lagi? Ada beberapa alasan sebenarnya: 

Continue reading

Video Bromo Tengger Semeru (BTS) 100 Ultra versi Burners

Para pelari Cibubur Runners turut andil dalam Bromo Tengger Semeru (BTS) Ultra. Para pejuang Burners yang turun di event ini adalah Patrap, Rais, Joan dan Enos. Burners turun di dua kelas dari empat kelas yang ada, yaitu kelas 30 km dan 70 km. Race yang berlangsung pada tanggal 4 dan 5 November ini merupakan salah satu kegiatan trail run bergengsi di Indonesia dan diikuti oleh ratusan pelari dalam negeri dan manca negara. 

BTS 100 Ultra adalah lomba lari yang diadakan oleh trail runner Indonesia community, dengan dukungan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Kementrian Pariwisata, Pemda Malang, Lumajang, dan Pasuruan, Trail Runners Indonesia (TRI), FORAKSI dan Young Pioneers.  BTS 100 Ultra mempertandingkan kelas 170 km, 102 km, 70 km dan 30 km.

Continue reading