Burners menantang Tambora

Kisah pilu yang terjadi 200 tahun silam itu terus membekas di kalangan masyarakat Pulau Sumbawa, dan Nusa Tenggara Barat umumnya. Cerita dari mulut ke mulut tentang letusan Gunung Tambora tersebut seolah tidak berkesudahan. Masyarakat Sumbawa, dan Nusa Tenggara Barat pada umumnya sulit melupakan kisah letusan Gunung Tambora pada tahun 1815. Letusan Gunung Tambora yang dahsyat menyebabkan abu vulkaniknya menutupi sebagian dunia dan menyebabkan suhu bumi turun. Oleh masyarakat dunia, dampak dari letusan Tambora disebut “A year without summer”, karena di tahun tersebut warga dunia di bagian utara (termasuk Eropa dan Amerika) tidak dapat menikmati musim panas karena dampak dari letusan Tambora. Untuk memperingati kisah ini, Kementerian Pariwisata dan Harian Kompas bekerjasama menyelenggarakan Tambora Challenge untuk kedua kalinya, setelah setahun sebelumnya perhelatan ini terlaksana dengan sukses.

Tambora Challenge 2016

Tambora Challenge 2016

Continue reading

Burners di Komando Run

Tahun 2016, Kopassus berusia 64 tahun. Momentum ini oleh Kopassus dijadikan oleh Kopassus untuk mendekatkan diri dengan masyarakat luas. Oleh karena itu sebagai  wujud nyata dari semboyan Tribuana Chandraca Satya Dharma sekaligus  bentuk karya nyata dan dedikasi bagi negeri serta dalam rangka memperingati hari ulang tahun Kopassus, Kopassus melaksanakan sebuah event lari dengan tema militer pertama di Indonesia, yakni KOMANDO RUNKOMANDO RUN menjadi kegiatan pertama yang diselenggarakan oleh jajaran Kopassus dengan melibatkan masyarakat luas dan mengaktualisasikan kemanunggalan Kopassus dengan rakyat melalui ajang lari dengan atmosfir militer pertama di Indonesia.

Komando Run

Continue reading

Burners Coast to Coast

Coast to Coast? Tenang pemirsa, ini bukan judul album Westlife yang dluncurkan satu dekade yang lalu. Ini bukan cerita Burners yang sedang nonton konser Westlife di Inggris sana. Ini cerita tentang sebuah event lari yang start nya di coast (pantai) dan berakhirnya di coast (pantai) juga. Makanya namanya Coast to Coast. Acara besutan Komunitas Komunitas Trail Runner Yogyakarta ini bertajuk “Coast to Coast Night Trail Ultra” mempertandingkan kelas half marathon lebih dikit (25 km) dan kelas ultra marathon (50 km) dengan lokasi trail di sepanjang jalur pantai selatan Yogyakarta.  

Burners menurunkan sejumlah pelari dalam ajang Coast to Coast ini. Di kelas 25 km, Martini dan Andriyanto menjadi wakil Burners. Adapun representasi Burners di kelas 50 km antara lain Lutfi Harada, Lei dan Eva. Tanggal 7 Februari 2016, memasuki pukul 00.00, peserta 50K dilepas untuk berjuang menyelesaikan track 50 km yang menurut testimoni peserta tahun lalu jalurnya cukup ringan. Menjelang subuh, peserta 25 km trail memulai lari.

Burners siap beraksi

Burners siap beraksi

Continue reading

Video Bromo Tengger Semeru (BTS) 100 Ultra versi Burners

Para pelari Cibubur Runners turut andil dalam Bromo Tengger Semeru (BTS) Ultra. Para pejuang Burners yang turun di event ini adalah Patrap, Rais, Joan dan Enos. Burners turun di dua kelas dari empat kelas yang ada, yaitu kelas 30 km dan 70 km. Race yang berlangsung pada tanggal 4 dan 5 November ini merupakan salah satu kegiatan trail run bergengsi di Indonesia dan diikuti oleh ratusan pelari dalam negeri dan manca negara. 

BTS 100 Ultra adalah lomba lari yang diadakan oleh trail runner Indonesia community, dengan dukungan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Kementrian Pariwisata, Pemda Malang, Lumajang, dan Pasuruan, Trail Runners Indonesia (TRI), FORAKSI dan Young Pioneers.  BTS 100 Ultra mempertandingkan kelas 170 km, 102 km, 70 km dan 30 km.

Continue reading

NusantaRun Chapter 3

Akhirnya hari yang ditunggu-tunggu tiba. Event NusantaRun Chapter 3 yang bermula dari Bandung menuju Cirebon dan menempuh jarak kurang lebih 135 km itu dimulai. NusantaRun Chapter resmi dimulai di Bandung yang dibuka langsung oleh Bapak Walikota Bandung, Ridwan Kamil.

Burners ready to run

Burners ready to run

NusantaRun terdiri dari 10 check point (CP) yang harus diselesaikan pelari. Dengan jalur ultra sejauh 135 km, NusantaRun menggunakan sejumlah marshall sepeda dan marshall motor untuk memastikan para pelari mengikuti lintasan NusantaRun Chapter 3 serta memastikan keamanan pelari.

Continue reading